Jumat, 29 April 2011
Saniang Baka, sekilas Profil nagari.......
Saniang Baka, sekilas Profil nagari.......
A. Letak saniang baka
Saniang Baka adalah sebuah Nagari yang terletak di Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Nagari ini terletak di tepian danau Singkarak yang berbatasan dengan Nagari Sumani, Muaro Pingai, Koto Sani dan pada sebelah barat yang merupakan hutan belantara berbatasan dengan Kota Padang.
B. Asal usul nama Saniang Baka
Dalam peninggalan sejarah Minangkabau pada umumnya tidak dapat diketahui secara pasti tentang asal usul atau asal nama sesuatu secara pasti. Walau ada beberapa peninggalan prasasti di Minangkabau, namun tidak dapat menjawab sesuatu hal secara tepat. Misalnya tentang Raja Minangkabau yang bernama Adityawarman. Sejarah yang berkembang di Minangkabau adalah berdasarkan cerita turun temurun atau tradisi bakaba. Misalnya cerita Merapi yang awalnya berasal dari benda sebesar telur itik, nenek moyang orang minang yang berasal dari keturunan Iskandar Zulkarnaen serta berbagai cerita lainnya. Pun demikian dengan asal nama nagari Saniang Baka. Konon menurut salah satu versi cerita Saniang Baka berasal dari kata saniang yang terbakar. Saniang adalah nama orang yang membuka nagari yang akan bernama Saniang Baka, kemudian dalam sebuah pekerjaan ia sedang membakar semak belukar yang telah ia bersihkan. Namun apa daya ia ikut terbakar, sehingga dari pada itu orang-orang menyebut si Saniang Terbakar, Si Saniang Terbakar dan seterusnya. Sehingga di kemudian hari lekatlah nama nagari itu dengan nama Saniang Baka.
Dalam versi lainnya diceritakan bahwa Saniang Baka berasal dari kata sandiang, sandiang adalah sudut. Tempat itu adalah satu sudut dari danau Singkarak. Di sudut itu orang dari jauh melihat api setali dengan asap yang membumbung tinggi. Orang-orang yang melihat kebakaran dari jauh itu berujar Sandiang terbakar, Sandiang terbakar dan seterusnya. Kemudian dari itulah kemudian lahir nama Saniang Baka.
A. Letak saniang baka
Saniang Baka adalah sebuah Nagari yang terletak di Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Nagari ini terletak di tepian danau Singkarak yang berbatasan dengan Nagari Sumani, Muaro Pingai, Koto Sani dan pada sebelah barat yang merupakan hutan belantara berbatasan dengan Kota Padang.
B. Asal usul nama Saniang Baka
Dalam peninggalan sejarah Minangkabau pada umumnya tidak dapat diketahui secara pasti tentang asal usul atau asal nama sesuatu secara pasti. Walau ada beberapa peninggalan prasasti di Minangkabau, namun tidak dapat menjawab sesuatu hal secara tepat. Misalnya tentang Raja Minangkabau yang bernama Adityawarman. Sejarah yang berkembang di Minangkabau adalah berdasarkan cerita turun temurun atau tradisi bakaba. Misalnya cerita Merapi yang awalnya berasal dari benda sebesar telur itik, nenek moyang orang minang yang berasal dari keturunan Iskandar Zulkarnaen serta berbagai cerita lainnya. Pun demikian dengan asal nama nagari Saniang Baka. Konon menurut salah satu versi cerita Saniang Baka berasal dari kata saniang yang terbakar. Saniang adalah nama orang yang membuka nagari yang akan bernama Saniang Baka, kemudian dalam sebuah pekerjaan ia sedang membakar semak belukar yang telah ia bersihkan. Namun apa daya ia ikut terbakar, sehingga dari pada itu orang-orang menyebut si Saniang Terbakar, Si Saniang Terbakar dan seterusnya. Sehingga di kemudian hari lekatlah nama nagari itu dengan nama Saniang Baka.
Dalam versi lainnya diceritakan bahwa Saniang Baka berasal dari kata sandiang, sandiang adalah sudut. Tempat itu adalah satu sudut dari danau Singkarak. Di sudut itu orang dari jauh melihat api setali dengan asap yang membumbung tinggi. Orang-orang yang melihat kebakaran dari jauh itu berujar Sandiang terbakar, Sandiang terbakar dan seterusnya. Kemudian dari itulah kemudian lahir nama Saniang Baka.
Sabtu, 23 April 2011
Langganan:
Komentar (Atom)
